Senin, 04 April 2016

SEPARATISME DI TUBUH FJC ??

Dengan semakin banyaknya anggota FJC, maka semakin susah juga mengurusnya. Oleh karena itu ada pemikiran untuk mengaktifkan kembali para Korwil di masing-masing wilayah. Pemikiran ini ternyata mendapat sambutan yang luar biasa. Merasa mendapat angin, para anggota di masing-masing wilayah ramai-ramai melakukan koordinasi.

Setelah diawali dengan lahirnya PERFORMA (Karesidenan Madiun), maka dulur-dulur di daerah lain tidak hanya membentuk chapter-chapter saja. Namun sekaligus membuat bendera baru yang mengokohkan identitas kewilayahan mereka.

Maka lahirlah berbagai bendera. Ada LASMOJO (Laser Mojokerto), PREDATOR (Jombang), FOCUS (Sidoarjo),
Selain identitas kewilayahan, juga muncul bendera serial Ford Laser. Lahirlah FLO (Ford Lynx Owner).

Apakah dengan demikian FJC telah bubar? Apakah telah terjadi separatisme di tubuh FJC?
Banyak yang mengkhawatirkan hal tersebut. Namun semua itu ditepis oleh para pentolan para "kaum separatis" tersebut. Mereka menegaskan bahwa FJC di atas segalanya.  FJC tidak akan bubar. Bendera-bendera yang bermacam-macam itu tetap menyatu di bawah bendera FJC. Mereka akan selalu mendukung kegiatan FJC.

Betulkah demikian??
Waktu yang akan menjawabnya....

Punggawa FLOG (Ford Laser Owner Gresik) masih menjunjung spanduk FJC.

Desain Lasmojo


Desain Predator
Surabaya setia menggunakan istilah Korwil.
FLO dan benderanya.

Performa in action

Rabu, 30 Maret 2016

KOPDAR X : MOJOKERTO

Sesuatu yang menjadi rutinitas namun selalu ditunggu-tunggu adalah Kopi Darat (Kopdar). Kegiatan rutin ini saat ini memasuki kali yang ke 10. Ajang pertemuan antar anggota FJC se Jawa Timur kali ini diselenggarakan di wilayah Mojokerto. The Lasmojo (Laser Mojokerto) menjadi tuan rumah.

Dalam setiap Kopdar, panitia atau dulur yang yang menjadi tuan rumah, selalu berusaha menyuguhkan sesuatu yang maksimal. Selain bertujuan untuk memuaskan para tamu yang datang dari jauh, juga berusaha untuk memberikan kesan yang mendalam. Yang akan membekas dalam hati para hadirin.

Kegiatan Kopdar X dilaksanakan di Museum Majapahit. Tanggal 20 Maret 2016. Lokasi ini dipilih, selain untuk silaturahmi, juga menyajikan wisata sejarah. Yang bagus bagi keluarga terutama anak-anak para sedulur FJC.

Keigatan Kopdar dikemas sekaligus sebagai bakti sosial berupa donor darah, bekerja sama dengan PMI Mojokerto. Ini tentu akan semakin mengukuhkan FJC sebagai sebuah komunitas yang tidak hanya bersifat hura-hura. Namun juga ada unsur sosialnya. Yang membawa manfaat bagi masyarakat banyak.

Selain donor darah, Kopdar X menyajikan lomba mewarnai untuk anak-anak. Lomba untuk para Bapak-bapak berupa mengisi Pipa Paralon dengan air. Dan lomba untuk ibu-ibu berupa bakiak raksasa. Lomba secara keseluruhan mengedepankan kerjasama. Bagus untuk semakin membuat kerjasama dan interaksi antar anggota semakin solid.

Sepanjang acara, hadirin disuguhi dengan makanan tradisional seperti kacang rebus, ketela rebus, polo kependhem. Ada juga peserta yang membawa kue seperti roti, jelly, dan minuman untuk disajikan dan disantap bersama-sama. Semua ditujukan untuk kebersamaan.

Acara Kopdar yang dimulai sejak pukul 08.00 ini tiak terasa berlangsung sangat cepat. Di penghujung acara, para hadirin disuguhi menu khas Mojokerto, yaitu nasi sambel wader. Sangat nyuuss rasanya. Membuat hati seperti terikat dengan Mojokerto. Menumbuhkan kenangan yang indah dan tak terlupakan.

Dan tibalah saat para dulur FJC bersalaman, berpelukan untuk berpisah. Tak terasa air mata haru mendesak untuk keluar. Selamat tinggal Mojokerto. Selamat berpisah dulur-dulur FJC. Sampai jumpa di Kopdar selanjutnya.


Lomba untuk bapak-bapak. Ada penyusup kayaknya. Cak Iman pun cepat memanfaatkan keadaan,

Tercatat 118 FL hadir. Ditambah yang tidak terdaftar karena datang terlambat. 

Parkiran di lapangan penuh.

Selalu ada acara bongkar pasang. Memanfaatkan kehadiran mekanik andalan Korwil Surabaya - Sidoarjo.

Kameramen andalan Korwil Sidoarjo turut berpartisipasi.

Om Hammam Labib, kameramen persembahan Sidoarjo.

Warga Chemara (Malang Raya) sedang in action.

Tarik....mang. Kata Bang Nawi, vokalis andalan Chemara.

FJC mendapat tamu dari TKCI, Cr4, Erci. Turut memeriahkan Kopdar, menjalin komunikasi.

Host andalan FJC, Om Irjik dan Te Dwi

Duet penyani memeriahkan suasana.

Personel Jombang siaga menyambut dulur luar kota yang datang malam sebelum acara.

Ibu-ibu beraksi dengan bakiak raksasa

Mengisi paralon bolong. Membutuhkan  kerjasama yang solid untuk berhasil


Juara lomba mewarnai anak-anak.

Pemenang lomba kategori emak-emak

Duet Ketum dan sekjen.

Orasi Ketum. Weleh...minta diback up segala

Siaga malam.

Demi kopdar, ngantuk tidak menjadi halangan.

Sesi narsis

Sesi narsis

Sesi narsis 

Sesi narsis

Keluarga Performa

Haiiit...ternyata pak Polisi penggemar Ford Laser juga. Duet dulu pak.

Meeting santai ala FJC

Meja...eh Kap registrasi

Menang belakangan, yang penting gaya.

Alamak...parkiran penuh.

Anggota baru dari Jombang. Pamer nomor ID dengan om Rossy.

Rabu, 09 Maret 2016

SHOCK BREAKER BELAKANG

Penulis barusan mendapatkan kiriman mannual book dari dulur Om Agus Bramantyo. Mannual Book nya sangat bagus dan detail. Tidak seperti yang selama ini dimiliki dan dishare penulis. Agar bisa memberi manfaat, secara bertahap akan penulis share disertai penjelasan secukupnya agar mudah dipahami. REAR SHOCK BREAKER (SKOK BELAKANG)
Kutipan mannual book.

 Baiklah kita bahas satu per satu : 
 1. Rubber sheet (Lembaran karet)
 Berfungsi untuk melapisi bagian atas skok dengan body mobil. Untuk meminimalisir gesekan logam dengan logam. Bisa dibikin sendiri dari ban dalam. Digunting dan dibentuk sesuai dengan lubang bautnya. Penulis belum mendapatkan info apakah karet ini tersedia di toko, karena bisa digantikan dari ban dalam bekas,

2. Nut (Mur pengencang) 
Part ini kita dapatkan saat membeli shock baru. Mur berukuran kunci 17. 

3. Mounting Block. 
Penulis biasa menggunakan shock support. Terbuat dari kombinasi besi dan karet yang dicor. Bagian ini tempat mengikat as skok, yang dikencangkan dengan baut. Bagian ini yang sering jebol/retak bagian karetnya. Sehingga termasuk part yang sering diganti. Banyak tersedia di toko dengan mutu KW. Harganya bervariasi, berkisar 100-200 ribu per pcs. 
Shock support


4. Upper spring seat
Kalo diterjemahkan, berarti “dudukan per atas”. Penulis merasa lebih enak menggunakan istilah shock support bagian bawah. Ada juga yang mengatakan “Loncengan” karena sepintas bentuknya mirip bel/lonceng. Terbuat dari besi. Berfungsi mengikat skok dengan body mobil. Part ini jarang sekali rusak, bisa dikatakan lifetime (seumur hidup) mobil. 

5. Spring Seat 
Spring seat (dudukan per), biasa disebut juga karet atas. Terbuat dari karet. Berfungsi menyekat antara per dengan loncengan (dudukan shock atas) agar tidak terjadi gesekan besi dengan besi. Umur pakai cukup lama. Masih banyak tersedia di toko. Harga berkisar antara 90-120rb. Tergantung mutu dan tokonya.


6. Bound Stopper 
Bound stopper (tutup pelindung), lebih dikenal dengan boot skok. Berfungsi melindungi as skok dari kotoran dan pasir. Agar awet dan tidak tergores. Bagian atas merupakan pelindung agar saat skok menerima beban berlebih, tidak terjadi benturan antara besi skok dengan dudukan skok. 


7. Coil Spring 
 Coil spring (per) terbuat dari baja. Merupakan part yang memberikan efek memantul. Harganya berkisar 400 ribuan.


8. Lower Spring Seat 
 Lower Spring Seat (dudukan per bawah). Sering disebut karet bagian bawah. Fungsinya seperti bagian atas. Harganya berkisar 20rb-40rb.


9. Shock Absorber 
Bagian ini berfungsi melakukan peredaman gerakan naik dan turun mobil, dan gerakan memantul per. Harganya bervariasi mulai dari 700 ribuan sampai jutaan. Ada 2 macam, yaitu : skok gas dan skok oli. Skok gas biasanya lebih keras, tapi lebih stabil dibandingkan skok oli. Sedangkan skok oli lebih empuk, namun kurang stabil dibanding skok gas. skok belakang Itulah sekelumit mengenai skok belakang ford laser. 

Semoga memberikan manfaat. Terima kasih kepada Om Agus Bramantyo atas kiriman Mannual Book nya.

Sabtu, 02 Januari 2016

PERFORMA : KECIL TAPI BESAR

"Kejar Mimpi Tanpa Peduli Besar Atau Kecil" 


Bagi yang menghadiri Kopdar 9 di Kebun Teh Jamus, Ngawi, pasti merasakan bagaimana suksesnya acara tersebut. Kopdar yang paling akbar, paling besar. 
Dengan jumlah hadirin terbesar. Rekor hadirin yang tembus di atas 100 unit FL. Tepatnya 137 unit FL dengan berbagai variannya.
Dengan acara yang terbesar. Panggung hiburan dangdut terbesar. 
Dengan artis terbesar (terbanyak).
Dengan hadiah doorprize terbesar. Bahkan ini merupakan yang pertama dan terbesar.
Dengan melibatkan banyak pihak terbesar. Dari mulai mobil Patwal sampai Petugas Polisi di sepanjang jalan.
Dengan sponsor terbesar. Sekitar 9 pihak sponsor yang ikut mendukung acara tersebut. 
Istilah FJC acara tersebut "Jos gandos kotos kotos".

Tapi, tahukah siapa di balik acara  besar tersebut??

Ternyata di balik suksesnya acara besar tersebut hanyalah sekelompok kecil penggemar Ford Laser yang menamakan dirinya "PERFORMA". Yah, hanya sekelompok kecil terdiri dari 9 orang. 

PERFORMA (Penggemar Ford Laser se-Karesidenan Madiun) barulah seumur jagung. Dibentuk oleh Om Haddy, Flocker dari Ngawi sepulang dari Kopdar 8 di Blitar bulan September 2015. Anggotanya baru berjumlah 9 orang saja. Kecil dan muda, bila dibandingkan dengan dulur-dulurnya dari wilayah lain. Seperti Sidoarjo, Surabaya, Malang, Tulungagung dan lain-lain. Mereka rata-rata mempunyai puluhan anggota. Dan telah terbentuk jauh lebih lama. 
Om Haddy bersama si Orange yang tangguh.

Tangan dingin om Haddy mampu membentuk team kecil ini menjadi team yang solid. Selain melakukan koordinasi dan konsolidasi dalam sebuah wadah yang baru, Om Haddy harus berjuang untuk mempersiapkan acara Kopdar 9 di Ngawi. 
Penulis waktu dijamu Om Haddy

"Kejar Mimpi Tanpa Peduli Besar Atau Kecil" adalah slogan PERFORMA. Dan slogan tersebut pertama kali diaplikasikan untuk menyukseskan acara Kopdar FJC ke 9. Besar atau kecil, mimpi tersebut dikejar dengan sungguh-sungguh, dengan segala daya upaya untuk mewujudkannya. Karena mimpi akan tetap menjadi mimpi sampai kita mewujudkannya menjadi sebuah kenyataan.


Personel PERFORMA. Dari berbagai umur dan profesi, namun saling melengkapi.

Dan hasilnya adalah sebuah karya besar yang berupa  suksesnya acara Kopdar 9 FJC di Jamus, Ngawi. Sungguh sebuah karya besar dari organisasi yang kecil tersebut. Tentu ini bisa dijadikan kaca benggala bagi kita semua. Bahwa untuk mencapai karya besar, tidak harus melibatkan massa jumlah besar. Namun bisa dilakukan oleh kelompok kecil saja. Yang bisa bekerja sama dengan solid. Yang mampu menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan penuh dedikasi. Sukses PERFORMA. Kami tunggu karya Anda selanjutnya.