Selasa, 30 Juli 2019

JAM DASHBOARD



Salah satu fitur dari FL kita tercinta adalah jam dashboard. Jam ini terletak di tengah-tengah dashboard  mobil dan bisa dilihat dengan jelas karena menyala terang. Dan salah satu kecanggihannya, saat malam hari dan kita menyalakan lampu kota, jam akan meredup. Sehingga tidak menyilaukan mata dan mengganggu konsentrasi pengemudi.
Saudara kita om Tjipto Cece menularkan ilmunya untuk ngoprek jam tersebut. Berikut ini artikelnya yang diunggah di FB Group.
Kondisi jam yang sudah dilepas


Marilah kita ulik fitur jam digital di FL yg tak jarang sdh tak berfungsi.  Untuk melepasnya,  congkel frame nya dengan hati-hati.  Setelah keluar, lihatlah bagian belakang jam. Ada 4 soket dengan 4 kabel, yang masing-masing sudah diberi tanda. 
Untuk mencari sumber tegangan, ukur saja pake tespen DC yg untuk mengecek tegangan. Nah, bila sumber tegangan sudah diketahui, maka tinggal menyambungkan dengan soket yang ada di bagian belakang jam. 
Bagian belakang jam.

Adapun soket tersebut adalah :
  1. TNS : di hubungkan ke jalur lampu kota. Fungsinya  agar ketika lampu kota / lampu dashboard menyala,  jam otomatis meredup. Ini berguna sekali untuk mengurangi intensitas cahaya dari jam pada malam hari, sehingga tidak mengganggu pengemudi. 
  2. ACC : dihubungken ke jalur kabel ACC kontak. Fungsinya adalah agar jam menyala hanya saat kontak pada posisi ACC dan ON. Saat kontak OFF, jam tidak akan menyala. 
  3. GDN : dihubungkan  ke ground atau body mobil.  
  4. B : dihubungkan ke aki langsung tanpa lewat swich. Boleh di pasang zekring 2 amper untuk keamanan. Fungsinya  menjaga memory jam agar saat dimatikan dan dinyalakan lagi, jam tidak start kembali dari awal (NOL). Walau dihubungkan langsung ke aki, namun tidak akan bikin tekor aki jika cuma untuk memory jam.

Pada dasarnya jam ini sangat handal sekali jika masih ory bawaan mobil. Jarang sekali rusak. Admin yang pegang FL Ghia Tahun 89 (sudah 30 tahun usianya), jamnya masih berfungsi dengan normal. Di FL jam ditempatken di posisi paling ideal dijamannya. Dilihat dari posisi  kemudi jelas, dilihat dari bangku penumpang juga jelas.

Semoga bermanfaat. 
Salam GRSS
Admin.
Sumber : Postingan Om Tjipto Cece di FB Grup. 

Rabu, 12 Juni 2019

Salam GRSS

GRSS adalah semboyan yang dimiliki oleh FJC. GRSS singkatan dari Guyub Rukun Seduluran Selawase.
Maknanya adalah :
Guyub = bersama-sama
Rukun = damai, tidak ada pertengkaran/perselisihan
Seduluran = bersaudara
Selawase = selamanya

Penafsiran secara bebas : Kebersamaan yang penuh kedamaian dalam ikatan persaudaraan untuk selamanya.

Semboyan GRSS ini telah mendarah daging dalam jiwa para anggota FJC. GRSS telah menjadi pengikat antar anggota FJC. Dimana ada anggota FJC, disitu kita akan merasakan kebersamaan, keakraban, kedamaian dan persaudaraan.

Dan,  GRSS ini terbukti bukan sekedar semboyan. Namun juga telah dibuktikan penerapannya. Terbukti selama lebaran ini. Banyak anggota FJC yang melakukan perjalanan. Dan beberapa diantaranya mengalami trouble unitnya. Disitu anggota FJC yang berdekatan merapat dan memberikan bantuan.
Bila posisi berjauhan, maka dipandu untuk melakukan perbaikan darurat, hingga banyak permasalah teratasi.
Sebagai contoh seperti dialami oleh om Peyeng Vesparty, anggota FJC - Flaspass. Mengalami jebol bearingnya di Jombang. Dan anggota FJC-Predator dibawah komando om Bayi Gerang merapat dan memberikan bantuan. Bahkan walau di tengah malam.

Pengalaman trouble juga dialami oleh om Reyzal Ochay Chaniago, punggawa Predator. Mengalami kopling nyeplos di Surabaya. Dan diatasi oleh punggawa Korwil Surabaya, om Peppy Krempyeng.

Juga dialami oleh om Danial Isnand yg mengalami kopling nyeplos. Bisa mendapatkan pencerahan dengan panduan dari om Junetz Bhuana, warga Focus.

Kejadian berbeda dialami oleh om Arifin, warga FJC-Flasma. Mengalami musibah kehilangan harta benda di sekitar Juanda. Berkat mayday-mayday dari om Risca Adi Cahaya, akhirnya warga Korwil Surabaya om Angga dan om Rian merapat untuk memberikan pertolongan.  


Masih banyak lagi kejadian-kejadian yang menegaskan dan membuktikan bahwa GRSS telah mendarah daging di FJC. Bukan sekedar slogan. Bukan hanya semboyan. Namun telah diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Salam GRSS
Flock #201
FJC #005


Selasa, 09 April 2019

SALURAN (PIPA / SELANG) BYPASS

Salah satu komponen mesin yang penting namun jarang diperhatikan adalah  saluran bypass. Terdiri dari  pipa dan selang bypass. Bahkan dalam pengecekan di bengkel resmipun, pipa dan selang ini bukan bagian dari item pekerjaan. Oleh karena itu, bila pemilik mobil kurang memperhatikannya, suatu saat akan dibuat susah olehnya. Apalagi, posisi pipa/selang ini melingkar ke belakang mesin. Membuatnya semakin jauh dari perhatian.
Gambar pipa yang keropos dan selang milik Om Amoeba

Penulis pernah mengalaminya. Ketika perjalanan dari Sidoarjo - Magetan. Sampai Kertosono temperatur naik. Penulis minggir dan periksa. Cek sana sini. Perhatian utama pada radiator dan kipasnya. Setelah tambah air radiator, lanjut perjalanan lagi. Sampai Baron, overheat lagi. Cek lagi dengan lebih teliti. Dan ternyata penyebabnya adalah selang baypass pecah. Karena pecahnya pas di ujung selang, yang masuk pipa. Maka tindakan darurat adalah dengan memotong selang tersebut, lalu pasang lagi. Dan perjalanan akhirnya lancar sampai tujuan.
Gambar Selang bypass (untuk FL Gala) milik penulis. Disandingkan dengan selang baru milik Isuzu Phanter. 


FUNGSI SALURAN BYPASS
Pipa bypass mempunyai fungsi yang vital. Pada mobil yang system pendinginannya masih standart. Saluran ini terdiri dari pipa yang disambungkan dengan selang.
Fungsinya sangat vital. Saat mesin masih dingin, thermostat masih menutup. Aliran air ke radiator berhenti. Sementara pompa air (waterpump) tetap jalan sesuai putaran mesin. Maka air dipompa bersirkulasi melalui saluran bypass. Karena bersirkulasi ke mesin tanpa melewati radiator. Maka air cepat naik suhunya. Sehingga thermostat akan membuka. Air mengalir ke radiator. Kipas menyala. Air didinginkan. Air dingin, thermostat menutup. Air sirkulasi ke mesin melalui bypass. Suhu air naik, thermostat membuka. Begitu seterusnya. Saluran bypass berperan menjaga suhu air tetap mencapai suhu optimal mesin.
Pipa dan selang bypass baru milik FL GL

POSISI
Pipa bypass menancap di bagian depan mesin. Sebelah kiri berdekatan dengan selang radiator bawah. Melintang ke arah kiri, kemudian belok ke belakang. Disbelah kiri mesin itu, pipa berakhir. Disambung dengan selang. Kemudian belok ke kiri lagi dan masuk ke bagian belakang mesin.

Ilustrasi posisi saluran bypass
Pada keterangan fungsi di atas. Disebutkan bahwa saluran bypass berfungsi saat thermostat menutup. Lantas, untuk mobil yang thermostatnya sudah dicopot (seperti mayoritas Ford Laser kita) bagaimana? Apakah saluran bypass ini masih berfungsi?

Sebagian teknisi meyakini bahwa membuang thermostat sebaiknya disertai dengan membuntu saluran bypass. Karena saluran ini jadi tidak berfungsi bila jalur thermostat selalu terbuka. Dan keberadaannya akan menyusahkan, karena jarang diperhatikan.
Tanda panah kuning menunjukkan posisi pipa bypass.

Namun sebagian teknisi lainnya meyakini bahwa tindakan membuntu saluran bypass justru berdampak merugikan. Hal ini bisa terjadi bila kondisi radiator sudah mulai banyak saluran yang buntu. Sehingga aliran air ke radiator tidak lancar. Sehingga kerja waterpump akan berat, karena air tidak mempunyai jalur lain untuk sirkulasi. Oleh karena itu menjaga keberadaan dan fungsi saluran bypass adalah tindakan yang bijak.
Posisi pipa bypass (panah merah)

Disini penulis hanya menyarankan agar keberadaan dan fungsi saluran bypass tetap kita jaga dan pelihara. Karena efek negatifnya lebih besar dibandingkan keuntungannya.

Salam
FLOCK #201

Kamis, 28 Maret 2019

AQUAPLANING (= SELIP?)


Memasuki musim hujan. Jalanan basah dan bahkan kadang menggenang. Hal ini membuat kita harus lebih berhati-hati.
Beberapa waktu yang lalu kita melihat video di internet. Sebuah mobil Toyota Fortuner melaju kencang. Kemudian tiba-tiba berbelok, menghantam pagar pembatas. Kemudian terbalik.
Tidak berapa lama, sebuah New Ertiga melompat keluar pagar tol dan terbalik.
Kedua mobil tersebut mengalami kejadian itu pada kondisi yang sama. Yaitu saat jalanan basah akibat guyuran hujan. Kita menyebut kejadian tersebut sebagai "selip".
Kenapa terjadi "selip"? Karena jalanan basah.



AQUAPLANING
Dulu waktu masih kecil. Sering mainan di sawah. Saat air menggenang menutup sawah. Kita sering melempar batu pipih, atau potongan genteng. Dan batu atau potongan genteng itu akan meluncur di atas air sebelum kemudian tenggelam. Semakin cepat kita melempar, semakin jauh dia meluncur di atas air.
Kenapa batu bisa meluncur di atas air?
Menurut teori Fisika, hal ini terjadi karena adanya tegangan di permukaan air lebih besar dari tekanan batu ke arah bawah. Tekanan ke arah bawah batu kecil karena adanya dorongan ke arah horizontal yang besar. Gejala ini disebut dengan Aquaplaning atau Hydroplaning.

ARTI
Aqua/Hydro = air
Planing = (melayang seperti) pesawat terbang.
Aquaplaning merupakan kondisi dimana benda melayang di atas air dan tidak menyentuh dasar/tanah.
Dalam kasus mobil selip, ban melayang di atas permukaan air dan tidak menyentuh permukaan jalan. Akibatnya mobil tidak bisa dikendalikan. Stir tidak berfungsi. Ban yang membelok tidak ada gunanya karena mobil melayang di atas air.
Posisi ban saat normal dan hydroplaning
Pembalap Formula 1, Michael Schumaker mengatakan, "Saat mobil mengalami Aquaplaning, maka tidak ada lagi yang bisa dilakukan kecuali menunggu takdir". 

Apa penyebab Aquaplaning?

  1. Penyebab utama adalah kita memacu kendaraan terlalu cepat. Sehingga daya dorong horizontal memperkecil bobot mobil sehingga lebih kecil dibanding tegangan permukaan air. 
  2. Bobot kendaraan ringan. Semakin ringan kendaraan, semakin besar resikonya.
  3. Kondisi ban yang sudah aus. Kembangan yang sudah hilang dari permukaan ban, membuat ban tidak bisa memecah genangan air. 
  4. Design ban yang tidak sesuai.  Ini biasa di arena balap, dimana ban basah dan ban kering dibedakan. 
  5. Genangan air yang dalam. Semakin dalam genangan air, semakin besar resiko.
Bagaimana mengatasi agar tidak terjadi Aquaplaning?
  1. Kecepatan adalah kunci utama. Semakin rendah kecepatan kita, semakin rendah pula resiko mengalaminya.
  2. Kontrol tekanan ban. Pastikan tekanan ban sesuai dengan standart yang disarankan. 
  3. Kontrol keausan ban kita. Bila dirasa kembangan sudah menipis, segera ganti dengan yang masih baru.
  4. Ikuti jalur mobil di depan kita. Bekas jalur ban di depan kita, memperkecil genangan air di jalan. 
Itulah sedikit pengetahuan mengenai gejalan selip mobil saat hujan atau jalanan basah. Semoga bermanfaat. 
 


SERBA SERBI AKI

Salah satu part dari FL kesayangan kita adalah Battery atau Accu atau lazim kita namakan dengan istilah AKI. Aki ini harganya lumayan bikin kita manyun. Oleh karena itu, ada baiknya bila kita memelihara AKI agar lebih awet dan umurnya panjang. Om Tjipto Cece, Flocker dari daerah Turen Malang menularkan ilmunya tentang aki tersebut. Monggo disimak. 



Aki ketika kita pakai di kendaraan harusnya lebih awet. Karena proses pengisian yg fluktuatif. Tegangan pengisian dari dinamo isi (alternator)  naik turun (tergatung rpm mesin). Tegangan yang naik turun ini justru punya efek positif. Merontokan kerak yang menempel pada sel aki. Kerak tersebut terbentuk dari proses kimia aki itu sendiri. 

Untuk aki basah, seharusnya untuk menjaga performa aki. Kita rutin paling tidak setahun sekali aki di korahi, digojagi. Cara gampang adalah pergi ke tukang aki. Bilang ke tukang aki agar di kuras ganti air sekalian membuang kotoran serpihan2 yang timbul dari proses kimia aki. Alhasil umur aki lebih panjang.
Ini bisa dikerjakan sendiri Namun perlu perhatian khusus. Kalo di kerjaken sendiri hati2. Air aki punya efek korosif, yg ganas/ke logam /pakaian/kulit. So, be careful.

Yang jadi masalah,  sekarang justru Aki merk-merk terkenal (aki basah) bahan cel nya tipis tipis logamnya. Jadi kalo kotorannya rontok, akan  rontok berikut sel-nya. Artinya aki konslet (rusak). Oleh karena itu, maka Aki  jangan sampai kehabisan air. 

Justru menurut pengamatan penulis, Aki produsi lokal kok banyak yg bagus juga sih. Selnya lebih tebel, harga agak murah dari aki bermerek). Ini bisa jd alternatif.

Sumber : Postingan om Tjipto Cece di Grup FJC

Selasa, 12 Februari 2019

KOPDAR FJC KE - XIX : KRATON WATERPARK - SIDOARJO


Setelah berputar ke seluruh Jawa Timur, kopdar ke XIX akhirnya berlabuh ke kota kelahirannya, yaitu Sidoarjo. Seperti kita ketahui bersama, Kopdar Perdana yang menjadi embrio lahirnya FJC adalah di Sidoarjo. Pada waktu itu yang hadir adalah wakil dari Bojonegoro, Malang dan Sidoarjo. Jumlahnya 12 unit mobil.

Pada Kopdar ke XIX ini, dulur - dulur pecinta Ford Sidoarjo yang bergabung dalam Focus ketiban sampur. Dengan jumlah personel yang telah beranak pinak dari 12 unit menjadi ratusan unit, tentu menjadi tantangan tersendiri buat tuan rumah. Keinginan untuk menjadi tuan rumah yang baik, menyambut dengan servis terbaik, menjadikan punggawa Focus antusias untuk mempersiapkannya jauh-jauh hari.

Setelah melaui pertimbangan yang panjang, akhirnya lokasi Kopdar ditetapkan di Kraton Waterpark, Krian. Pertimbangan akses yang mudah, lokasi yang luas dan sarana prasarana berupa gedung membuat Kraton Waterpark terpilih sebagai lokasi Kopdar. Mengingat saat ini adalah musim hujan, maka konsep kopdar dalam gedung menjadi pilihan utama.

Kopdar berlangsung pada tanggal 10 Februari 2019. Kopdar dihadiri sekitar 231 unit (yang terdaftar di panitia). Ditambah beberapa unit tamu spesial dari FOLTIS Solo dan peserta yang hadir membawa kendaraan roda 2 dan jenis lainnya.

Agak berbeda dari Kopdar-kopdar lainnya, Kopdar ke XIX ini mengusung tema : Dari FJC untuk FJC. Dari tema tersebut, sebisa mungkin semua yang ditampilkan dalam Kopdar ini adalah dari warga FJC. Mulai dari hiburan, konsumsi dan bahkan yang mensponsori acara ini adalah warga FJC juga. Adapun partisipasi warga FJC antara lain :
1. Hiburan dari FJC Korwil Joker.
2. Konsumsi dari anggota Focus :
  • Om Ferry Reeves 
  • Cak Omen 
3. Sponsor dari anggota Focus :
  • Bengkel motor Bhuana Motor (owner om Junetz), kontribusi : hadiah door prize.
  • Showroom Ford Laser (owner Abah Rofik), kontribusi : elekton dan sound system, servis gratis.
  • Toko Online Ekoparts (owner Eko Prasetiyo D'Gardenia), kontribusi : hadiah doorprize.
  • SMK Tanada (kasek Hammam Labib), kontribusi : dokumentasi foto dan shooting. 
Acara berlangsung sederhana. Sedikit lomba banyak bergembira. Dengan puluhan undian Doorprize yang disediakan oleh sponsor dan panitia. Acara berlangsung meriah. Bahkan, jika biasanya hanya para bapak yang mau joged, kali ini para ibu-ibu PKK FJC juga unjuk gigi berjoget. 

Acara diakhiri jam 13.00 WIB. Selamat jalan para peserta kopdar. Kami dari panitia mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya bila dalam memberikan sambutan, tempat dan hidangan ada yang kurang berkenan. 

Selamat tinggal Sidoarjo.
Sampai bertemu lagi di Kopdar XX di Madiun. 

Deretan antrian masuk lokasi

Artis cilik korwil Surabaya

Artis tidak cilik dari King's

Artis dari Focus


FLOG Gresik


LFC Lumajang

Guyub Rukun

Foto booth

Ketua Panitia memberikan orasi

Team konsumsi PKK Focus

Melepaskan lelah dengan menyanyi.

Focus vs Tapal Kuda

Panitia 

Berderet-deret

Foto booth

Foto booth BLACK

Renang selepas acara

Souvernir





Suasana bagian konsumsi

PKK Focus

Nice view

Add caption

Persiapan konsumsi

Registrasi

Antri

Senin, 12 November 2018

KOPDAR XVIII : AGRO WISATA KAHAYANGAN - TULUNGAGUNG


Sempat ada berita bahwa Kopdar ke 18 akan ditunda karena bersamaan dengan adanya kegiatan pawai Hari Santri. Akhirnya bisa terlaksana juga dengan menggeser lokasi Kopdar di luar kota. Personil LASTA yang bertindak sebagai panitia bergerak cepat dan dengan hanya ada waktu 4 hari, akhirnya berhasil menemukan lokasi yang tepat. Yaitu di Agro Wisata Kahayangan, Tulungagung.

Kopdar Ke 18 berlangsung pada tanggal 4 Nopember 2018. Kopdar bertepatan dengan pawai hari Santri, sehingga beberapa ruas jalan menuju ke lokasi dalam kondisi macet. Untuk mengatasi hal tersebut, panitia menempatkan beberapa personel bersepeda motor untuk menjemput dan mengarahkan ke jalan alternatif untuk menghindari macet.

Sejak malam hari, secara berangsur-angsur peserta kopdar terutama dari luar kota sudah mulai merapat ke lokasi kopdar. Panitia dengan sigap menyambut kedatangan para peserta dan memberikan tempat untuk beristirahat.

Acara inti kopdar dimulai dari jam 09.00. Seperti biasa, diawali dengan opening ceremony berupa sambutan-sambutan dari panitia dan pejabat FJC. Dilanjutkan dengan beberapa kegiatan lomba dan hiburan, antara lain :
  1. Lomba Mewarnai untuk anak-anak. 
  2. Lomba Joget dan
  3. Lomba melukis Cethe. 
Sedikit ulasan mengenai Cethe. Cethe adalah ciri khas Tulungagung. Awal mula cethe adalah sisa ampas wedang (minuman) kopi, yang tertinggal saat kita minum kopi. Ampas ini dileletkan pada rokok untuk memberikan nuansa aroma rokok yang khas. Pada masa kejayaannya, cethe dibuat khusus, bukan lagi sisa-sisa ampas ngopi. Cethe dibuat dengan aneka rasa aroma, dengan ditambah dengan vanilli atau aroma rasa lainnya. 

Pada kopdar 18 ini panitia menyediakan souvernir berupa kaos, vandel dr marmer dan mug. Panitia LASTA menyediakan snack berupa pala kependhem, roti kotakan dan nasi soto. Hidangan dan susunan acara yang disiapkan oleh panitia membuat peserta kopdar yang datang puas, menyebabkan berat rasa untuk meninggalkan lokasi acara. Terbukti, saat penulis meninggalkan lokasi selepas acara, masih ada beberapa peserta yang nampak enggan untuk pulang dan melanjutkan dengan nongkrong-nongkrong. 

Acara kopdar 18 ini dihadiri oleh Korwil-korwil dari seluruh Jawa Timur. Dari Ujung Timur (Tapal Kuda), sampai ujung barat (Performa, Black dan Fordtuner). Tidak ketinggalan tamu jauh dari Jawa Tengah, yaitu Foltis Solo dan Flaskar Pati.

Acara ditutup dengan lantunan Do'a dari Ustadz Bayi Gerang. Selamat tinggal Tulungagung. Sampai berjumpa di Kopdar 19 Sidoarjo. 

Korwil Surabaya

FLOG Gresik

Focus Sidoarjo

Tamu Jawa Tengah Banyumas Raya

Rukun

Duet MC Kondang Te Dwi vs Mbah Darmo

Tamu Jawa Tengah Foltis

Hadiah Joget

Biasanya yang begini Om Aditya. Tapi kali ini om Joko Mekanik

Para Juara

Rukun Juga

Sisa-sisa yg enggan pulang

Surabaya Srikandi

Siapa yang meragukan kekompakan Korwil Surabaya?

Souvernir

Tamu Jawa Tengah Foltra

Penulis bersama 2 legend (Om Tikno dan Om Irjik)